100 Juta Warga Eropa Tak Tersentuh Internet
VIVAnews - Hampir seperempat dari 500 juta penduduk
Uni Eropa tidak pernah menggunakan internet. Ironisnya, kesenjangan
antara penduduk utara Eropa yang melek internet dengan penduduk Selatan
dan Timur Eropa yang lebih miskin semakin lebar.
Menurut data
yang dilansir oleh Eurostat, lembaga statistik Uni Eropa, lebih dari
separuh warga Rumania, dan hampir separuh penduduk Bulgaria, Yunani,
Siprus, dan Portugal tidak punya akses internet di rumahnya.
“Bagi banyak orang, tampaknya sulit hidup tanpa internet,” sebut Eurostat dalam laporannya, dikutip dari Reuters,
16 Desember 2011. “Sayangnya, meski angkanya terus menurun, sebagian
populasi Uni Eropa belum pernah memanfaatkannya,” sebut laporan itu.
Selain
itu, terungkap pula bahwa 24 persen penduduk berusia 16 sampai 74 tahun
di 27 negara di Uni Eropa belum pernah menggunakan Internet. Meski
secara keseluruhan akses internet telah meningkat selama 5 tahun
terakhir, tetapi kesenjangan masih lebar.
Contohnya, baru 45
persen populasi Bulgaria yang terhubung ke internet. Bandingkan dengan
Belanda yang 94 persen penduduknya sudah bisa mengakses internet. Negara
lain yang penetrasi internetnya sudah tinggi, di atas 90 persen adalah
Luxembourg, Swedia, dan Denmark.
Negara-negara dengan penetrasi internet rendah itu juga cenderung menjadi negara yang paling tidak terlibat dalam pemanfaatan e-commerce atau melakukan jual beli secara online. Bandingkan dengan Inggris, Denmark, dan Swedia yang e-commerce telah mengontribusikan antara 5,8 sampai 7,2 persen dari total GDP mereka pada tahun 2009 lalu.
Yang
cukup mengejutkan adalah Spanyol, negara dengan ekonomi modern di
jantung Eropa, hanya memiliki penetrasi internet yang biasa-biasa saja.
Di negara tersebut, cuma 64 persen rumah tangga yang memiliki akses
internet. (eh)
• VIVAnews
|